Laut terlihat biru,
Ombaknya saling kejar
Berlomba menuju pantai
Begitupun riak airnya, begitu ceria disambut oleh pasir
pantai
Meski akhirnya mereka kembali ke laut
Namun mereka tak pernah jemu
Mereka akan datang lagi, lagi dan lagi
Sampai Sang Pencipta menghendaki mereka tak kembali
Senyum, sedih, tawa, tangis, rindu dan harapku seperti ombak dan riak air laut
Mereka akan selalu datang lagi, lagi dan lagi
(Meski tak selalu sama)
Sampai Sang Pencipta menghendaki mereka tak kembali
sumber gambar:
https://www.google.com/search?q=ombak+lautan&client=firefox-beta&hs=toR&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=fflb&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=YDUxVJStB8eTuASftIJ4&ved=0CC8QsAQ&biw=1024&bih=489#facrc=_&imgdii=_&imgrc=uSnR2BieH2BuDM%253A%3Bmx-2nN4FLCHepM%3Bhttp%253A%252F%252Fwww.anneahira.com%252Fimages_wp%252Fpuisi-lautan.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fwww.anneahira.com%252Fpuisi-lautan.htm%3B300%3B300