Minggu, 05 Oktober 2014

ombak laut pun kembali ke pantai



Laut terlihat biru,
Ombaknya saling kejar
Berlomba menuju pantai
Begitupun riak airnya, begitu ceria disambut oleh pasir pantai
Meski akhirnya mereka kembali ke laut
Namun mereka tak pernah jemu
Mereka akan datang lagi, lagi dan lagi
Sampai Sang Pencipta menghendaki mereka tak kembali

Senyum, sedih, tawa, tangis, rindu dan harapku  seperti ombak dan riak air laut
Mereka akan selalu datang lagi, lagi dan lagi
(Meski tak selalu sama)
Sampai Sang Pencipta menghendaki mereka tak kembali

sumber gambar:
https://www.google.com/search?q=ombak+lautan&client=firefox-beta&hs=toR&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=fflb&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=YDUxVJStB8eTuASftIJ4&ved=0CC8QsAQ&biw=1024&bih=489#facrc=_&imgdii=_&imgrc=uSnR2BieH2BuDM%253A%3Bmx-2nN4FLCHepM%3Bhttp%253A%252F%252Fwww.anneahira.com%252Fimages_wp%252Fpuisi-lautan.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fwww.anneahira.com%252Fpuisi-lautan.htm%3B300%3B300 

senja itu



Senja, mentari diufuk barat
Matahari mulai temaram
Sedikit tertutup mendung
Namun tak mengurangi indahnya sang mentari senja

Dari kejauhan terlihat mentari sudah mulai dijemput sang malam
Perlahan dan sangat perlahan mentari senja mulai meninggalkan langit
Dengan anggunnya mentari mengikuti pelukan sang malam diufuk sana

Yaaa.. mentari senja sore ini sungguh cantik
Sungguh Maha Besar Sang Penciptanya