Membuat keputusan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang
lebih tinggi bagi seorang karyawan bukanlah hal mudah. Ini disebabkan oleh banyak
faktor, salah satunya adalah jam kerja saya yang tidak normal seperti
kebanyakan karyawan administrasi (11.00-19.00).
Dengan kondisi seperti itu saya harus mencari informasi
sebanyak-banyaknya mengenai perguruan tinggi yang memiliki program untuk kelas
karyawan. Selain itu saya juga harus menyesuaikan dengan jam kerja tersebut
agar tidak mengganggu efektifitas dalam pekerjaan. Hal lain yang menjadi pertimbangan saya
adalah untuk mengkoordinasikan jam kerja dengan pimpinan perusahaan agar tidak
terjadi kesenjangan jam kerja dengan karyawan yang lain. Dalam membuat keputusan untuk melanjutkan
studi tersebut, juga perlu memperhatikan kondisi fisik dan mental yang mungkin
akan terjadi ketika menjalani kegiatan kuliah dan bekerja.
Meski dengan berbagai kendala yang dihadapi,
tetapi saya tetap berkeputusan untuk melanjutkan studi tersebut. Karena keinginan saya yang kuat untuk
menambah ilmu, mengembangkan dan meningkatkan diri baik dalam kehidupan pribadi
maupun pekerjaan. Dari keinginan yang
kuat tersebut menunjukkan bahwa saya mempunyai kondisi mental yang
sehat. Seperti yang dikatakan Rogers
(Hidayat & Herdi, 2013:82), bahwa orang yang sehat adalah orang yang
memiliki motivasi untuk aktualisasi diri.
Artinya, saya menambah ilmu
yang saya wujudkan dengan melanjutkan studi. Meskipun dalam proses menambah ilmu tersebut
akan ditemui banyak ujian, rintangan, dan pecutan terus menerus terhadap
kemampuan saya (Hidayat & Herdi, 2013 : 66).
Dari ilustrasi pengalaman pribadi diatas
menurut saya, hal yang akan terjadi bila saya sebagai seorang karyawan melanjutkan studi dan tetap bekerja adalah saya akan memiliki tanggung jawab yang semakin besar. Maka saya harus bisa membagi waktu untuk
bekerja dan kuliah. Selain itu saya
harus menjaga kondisi fisik dan mentalnya.
Konsekuensi yang harus dihadapi adalah berkurangnya waktu luang
karena saya melanjutkan studi.
Pengendalian yang dapat saya lakukan dari ilustrasi
diatas adalah menjaga pandangan tentang seorang karyawan yang melanjutkan studi
adalah tetap harus mengutamakan pekerjaan saat
berada di lingkungan perusahaan.
Hal ini diwujudkan dengan perilaku karyawan (dalam hal ini adalah
penulis) yang harus memenuhi tanggung jawabnya sebagai karyawan, seperti
menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline, memenuhi jam kerja sebagai karyawan (8
jam ). Sehingga kesehatan mental saya
dapat terjaga dan dapat berkembang.
DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, D.R, Herdi.(2013). Bimbingan Konseling: Kesehatan Mental. Bandung.
Remaja Rosdakarya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar